Latest Post


Fakta Tentang Bagaimana Orang Melihat Website Anda Berdasarkan EyeTracking - Memang banyak penelitian yang sudah dilakukan untuk membuktikan bagaimana sebuah website dipandang para pengunjung. Penelitian ini akhirnya berhasil menyimpulkan beberapa jawaban yang menjadi fakta. Fakta-fakta yang didapat kemudian dimanfaatkan para pegiat situs untuk membuat konten lebih menarik.
Melalui penelitian eyetracking pada website, maka kita akan mengetahui dimana titik fokus banyak orang ketika melihat sebuah halaman website. Contohnya seperti di gambar di atas, gambar tersebut menunjukkan bahwa ada 4 perbedaan warna yang terlihat yaitu merah, kuning, biru, dan abu-abu. Bagian berwarna merah merupakan daerah yang menjadi fokus penglihatan. Warna kuning artinya mendapatkan sedikit fokus perhatian mata. Biru paling sedikit perhatian, sementara abu-abu tidak mendapatkan fokus perhatian sama sekali.
Dari hasil penilitian ini banyak fakta yang didapatkan salah satunya adalah para pembaca ternyata tidak membaca semua informasi secara menyeluruh. Karena pada gambar di atas ditemukan bahwa semakin banyak orang menggeser halaman website ke bawah, maka mereka semakin kehilangan fokus terhadap website. Ada banyak sekali fakta yang didapatkan, dan berikut ini adalah beberapa fakta tentang bagaimana orang melihat website anda. Di bawah ulasan lengkapnya.
  • Fakta Tentang Website

1. Teks Lebih Menarik Perhatian Ketimbang Gambar

Image: pexels.com
Meskipun banyak blogger yang mengatakan jika gambar lebih menarik daripada teks, namun menurut penelitian teks-lah yang lebih menarik ketimbang gambar. Apalagi jika sebuah website memaparkan informasi berita terkini, sudah pasti teks menjadi sorotan utama. Tapi bukan berarti karena alasan itu gambar tidak penting sama sekali dihadirkan dalam konten website, melainkan justru gambar bisa dijadikan warna dalam konten. Sebab, biasanya teks yang panjang akan sangat membosankan jika tidak disajikan bersama gambar.

2. Orang Mulai Melihat Website Anda Dari Sudut Kiri Atas


Image: pexels.com
Selanjutnya, dari hasil penelitian eyetracking didapatkan fakta baru bahwa kebanyakan orang akan melihat website dari sudut kiri atas, dimana ini dilakukan oleh hampir seluruh pembaca website. Oleh karenanya banyak yang menyarankan kalau sebaiknya bagian kiri paling atas diletakkan logo website atau banner iklan agar pengunjung bisa lebih mengingat nama website anda, dan sekaligus untuk meningkatkan penghasilan dari iklan.

3. Kebanyakan Pembaca Mengabaikan Iklan

Kebanyakan pembaca blog memilih fokus terhadap informasi yang dibaca sehingga kerap mengabaikan iklan khususnya banner. Sehingga sangat disarankan untuk menempatkan iklan di tempat yang strategis misalkan di bagian kiri paling atas, di dalam artikel, dan akhir artikel. Intinya yang dirasa bisa dilihat oleh semua orang.

4. Headline atau Judul Sering Menjadi Perhatian


Image: freenuts.com
Tentunya sebelum memutuskan membaca artikel secara lengkap kebanyakan orang akan memperhatikan headline atau judul dari informasi tersebut terlebih dulu. Dan besar kemungkinan hampir seluruh orang terpikat membaca artikel website dikarenakan judul yang menarik. Maka demikian, sangat disarankan anda untuk membuat judul artikel semenarik mungkin.

5. Daftar Bernomor Lebih Menarik Perhatian Daripada Paragraf Panjang


Image: pexels.com
Secara tidak sadar lebih banyak orang memilih membaca artikel bernomor.daripada artikel dengan paragraf panjang. Hal ini dikarenakan daftar bernomor dinilai lebih menarik ketimbang yang tidak. Jika anda bingung tentang bagaimana contoh artikel bernomor, maka ini adalah contoh artikel dengan daftar bernomor (artikel yang sedang anda baca ini).

6. Jenis Font Keren Sering Diabaikan Pengunjung


Image: pexels.com
Para pembaca tidak suka dengan jenis-jenis font yang terlihat keren apalagi jika sampai menyulitkan mereka membaca. Karena alasan mereka mengunjungi sebuah website tidak lain dan tidak bukan hanyalah untuk mencari informasi. Maka dari itu tidak heran jika para pembaca lebih suka dengan tampilan sederhana seperti memakai jenis font sewajarnya, dan interface minimalis.

7. Pengunjung Lebih Sering Melihat Tulisan Paling Bawah Artikel, dan Melewati Bagian Tengahnya

Image: pexels.com
Pengguna internet sekarang ini cenderung ingin mendapatkan informasi bersama kesimpulannya secepat-cepatnya. Sehingga mereka lebih memilih membaca judul, pembuka artikel, dan loncat langsung bagian akhir artikel tanpa membaca bagian tengahnya terlebih dulu. Membaca bagian akhir tentu bertujuan agar mendapatkan kesimpulan secara cepat dari informasi tersebut.

8. Paragraf Pendek Lebih Efektif Daripada Paragraf Panjang

Image: pexels.com
Artikel yang memiliki banyak paragraf pendek digadang-gadang lebih disukai para pembaca daripada yang memiliki paragraf panjang. Bisa saja artikel yang memiliki paragraf pendek dinilai lebih menarik dibaca dan relatif tidak membosankan.

9. Iklan pada Bagian Kiri dan Kanan Lebih Mendapatkan Perhatian

Image: pexels.com
Iklan yang diletakkan pada bagian sidebar kiri dan kanan dinilai lebih banyak mendapatkan perhatian menurut penelitian eyetracking. Bagian kiri dan kanan memang dirasa sangat tepat untuk meletakkan iklan seperti banner, dan sponsor lainnya. Bahkan iklan pada sidebar-lah yang biasanya kerap menghasilkan perolehan paling banyak di Googe Adsense.

10. Ukuran Gambar yang Besar Lebih Menarik Perhatian dari yang Kecil

Image: pexels.com
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa gambar menjadi salah satu pelengkap di sebuah artikel sehingga membuat informasi terkesan lebih menarik. Namun fakta eyetracking menyebutkan bahwa ukuran gambar yang besar lebih menarik perhatian ketimbang yang kecil. Tapi terlepas dari itu, tetap buat artikel dan tulisan yang berkualitas. Dan gambar tujuannya hanyalah sebagai pelengkap.
Ya itu lah 10 Fakta Penting Tentang Website Berdasarkan EyeTracking .Semoga bermanfaat.  


Google Adwords vs FB Ads: Platform Mana yang Lebih Efektif? | Salah satu aspek yang berperan besar terhadap penjualan produk dan perkembangan sebuah bisnis adalah promosi. Dan, promosi rasanya wajib ada untuk jenis usaha apapun, baik yang baru dirintis atau sudah berjalan lumayan lama. Promosi sendiri tidak hanya semata bertujuan meningkatkan penjualan saja, melainkan juga membantu mengenalkan produk bersangkutan serta apa yang menjadi alasan orang lain tertarik membelinya? Kemudian untuk mencakup semua itu, maka banyak sekali pebisnis maupun pengusaha yang membuat iklan dengan kreatif.
Namun karena sekarang ini banyak produk berjenis sama dari berbagai macam perusahaan pesaing, tentu pilihan konsumen pun menjadi terbagi. Bisa saja orang yang satu membeli produk anda, tapi orang kedua justru akan membeli produk pesaing. Intinya pemilihan produk tidak bisa diprediksi secara pasti. Oleh karenanya satu-satunya cara agar lebih unggul dari pesaing adalah melakukan promosi secara gencar lewat berbagai media. Baik melalui media cetak, elektronik, hingga dunia maya.
Adapun jika bisnis anda masih baru dan tergolong masih rintisan, anda bisa melakukan promosi tanpa modal terlebih dulu. Misalkan melakukan broadcast ke berbagai grup dan forum yang dikira membutuhkan produk anda. Kemudian jika dirasa berhasil baru bisa mencoba melalui iklan berbayar. Iklan berbayar ini bisa dibilang cukup murah, namun bisa menjangkau target pasar secara tepat di seluruh Indonesia. Dan jika ingin mencobanya anda bisa menggunakan Google Adwords atau FB Ads. Kedua platform iklan ini digadang-gadang lebih relevan ketimbang memasang iklan di media cetak.

Google Adwords vs FB Ads, Iklan Mana yang Lebih Efektif?


Image: blackmint.org
Perlu diketahui sebelumnya bahwa Google dan Facebook memiliki platform periklanan berbayar masing-masing. Google dengan Adwords, dan Facebook dengan FB Ads-nya. Kedua perusahaan tersebut tentu memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Google sebagai mesin pencari terbesar dan paling banyak digunakan di dunia tentu menjadi tempat yang tepat untuk menampilkan iklan. Sementara Facebook merupakan jejaring sosial yang bisa dibilang tersukses serta memiliki banyak pengguna di seluruh dunia. Dan yang lebih penting, Facebook tidak kalah strategis dibanding Google apabila dalam hal penempatan iklan. Namun jika disarankan untuk memilih mana platform periklanan terbaik antara Google Adword atau FB Ads, kira-kira platform mana yang lebih efektif. Maka dari itu berikut ini adalah ulasan lengkapnya.

1. FB Ads (Facebook Ads)


Image: digitalmarketer.id
Facebook Ads merupakan layanan periklanan yang disediakan oleh jejaring sosial terbesar di dunia yaitu Facebook. Iklan pada platform ini kerap tampil pada sisi kanan jejaring Facebook serta berketerangan “Sponsored” dan juga tidak jarang tampil pada bagian News feeds.
Facebook Ads atau sering disingkat FB Ads ini bahkan biasa digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar berkelas internasional seperti Mozilla, berbagai ecommerce, dan lain sebagainya. Tentu tidak bisa dianggap remeh platform yang satu ini.
Ada beberapa kelebihan yang diunggulkan FB Ads, namun dibalik hal itu pasti pun disertai dengan kekurangan. Oleh karena itu berikut adalah kelebihan dan kekurangan FB Ads.
  • Kelebihan
Sudah diketahui bersama bahwa Facebook masih menjadi jejaring sosial dengan pengguna terbanyak di dunia sekaligus menjadi yang tersukses. Dari hal itu didapati kalau Facebook pastinya menjadi tempat banyak orang bersosialisasi setiap harinya, entah itu membangun hubungan pertemanan hingga menjalin banyak relasi dengan orang baru. Intinya Facebook setiap hari selalu ramai dengan aktivitas banyak orang.
Melihat hal ini Facebook akhirnya membuat inovasi agar semua penggunanya bisa memasang iklan, misalkan mempromosikan suatu produk atau jasa. Bahkan lebih hebatnya lagi, dengan FB Ads ternyata kita bisa menentukan target iklan yang dipasang sebelum beriklan. Jadi anda bisa mengatur jenis kelamin, usia, status, bahasa, negara, hobi, dan masih banyak lagi sehingga iklan dinilai bisa tepat sasaran.
Misalkan anda akan mempromosikan pakaian wanita di Jakarta, tentu disarankan mengatur jenis kelamin: wanita, dan mengatur wilayah Jakarta, serta negara Indonesia. Dengan pengaturan seperti itu, tentu harapannya promosi yang anda lakukan bisa tepat sasaran. Itulah salah satu kelebihan FB Ads yang pada dasarnya disukai para pengiklan.
  • Kekurangan
Salah satu kekurangan FB Ads yang paling terlihat adalah bahwa iklan ini hanya akan tampil di jejaring Facebook saja, sehingga sudah pasti yang tidak memiliki akun Facebook tidak akan bisa melihat iklan anda. Meskipun secara resmi menjadi jejaring sosial terbesar di dunia, namun tentunya tidak semua orang yang ada di dunia memiliki akun Facebook.

2. Google Adwords

Sedangkan Google Adwords merupakan sebuah platform periklanan yang dibuat oleh perusahaan ternamaan yaitu Google. Meskipun kini merambah ke bidang teknologi, namun Google lebih dikenal sebagai salah satu perusahaan mesin pencari terbesar di dunia. Hampir mayoritas manusia di dunia menggunakan fasilitas mesin pencari Google untuk berselancar di dunia maya. Dari hal itu tentu kualitas platform periklanan Google tidak perlu kita ragukan lagi.
  • Kelebihan
Jika anda mengiklan menggunakan Google Adword, maka nantinya iklan akan tampil di mesin pencari. Sedangkan kita sendiri tahu bahwa Google menjadi mesin pencari terbesar saat ini, otomatis sudah pasti mereka memiliki pangsa pasar yang sangat besar di seluruh dunia.
Menggunakan Google Adwords kita juga dapat mengatur lokasi letak iklan yang mudah dilihat oleh orang lain. Kita pun dapat memilih kategori iklan sehingga jika orang lain mengetikkan kata kunci yang berhubungan dengan produk, maka iklan akan ditampilkan secara otomatis. Ini tujuannya agar iklan bisa tepat sasaran dan lebih relevan dengan yang dibutuhkan pengguna.
Lebih hebatnya lagi, untuk melihat iklan tersebut pengguna tidak harus login ke Google terlebih dulu. Tentu ini menjadi kelebihan tersendiri, sebab kebijakan tersebut akan membuat iklan mendapat jangkauan yang lebih besar.
  • Kekurangan
Sedikit kekurangan adalah jika iklan terdapat link yang cukup mencurigakan, atau seandainya iklan melanggar kebijakan Google Adwords. Tanpa basa-basi iklan akan di-banned secara otomatis dan pastinya permanen. Jadi sebelum memutuskan beriklan, sangat disarankan untuk membaca kebijakan yang ditetapkan oleh Google Adwords terlebih dulu agar kita tidak melanggar peraturan tersebut.
Dan yang tidak kalah penting, karena Google Adwords memiliki jangkauan yang lebih luas ketimbang FB Ads, maka digadang-gadang biaya yang dikeluarkan pun cukup besar.

Kesimpulan

Sudah diketahui bersama bahwa mengiklan di FB Ads maupun di Google Adwords memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kedua platform tersebut memiliki pangsa pasarnya masing-masing. FB Ads dapat mengatur jenis kelamin, batasan usia, wilayah, dan lain sebagainya yang tujuannya untuk membuat iklan tepat sasaran. Tapi sayangnya, iklan FB Ads hanya ditampilkan di Facebook saja. Namun mengenai biaya dinilai lebih murah ketimbang Google Adwords.
Adapun Google Adwords sendiri memang memiliki jangkauan pasar yang lebih luas, mencakup seluruh dunia. Tapi seperti diketahui, biaya dari promosi ini terbilang cukup mahal. Intinya kedua platform periklanan tersebut sama saja, yakni sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan yang cukup kentara. Namun berhasil atau tidaknya suatu promosi tidak dipengaruhi suatu platform atau layanan periklanan yang digunakan, melainkan kembali lagi pada berapa besar bujet yang akan anda keluarkan, bagaimana mengoperasikannya, memprediksi pasar, dan lain sebagainya. Itulah beberapa hal yang cukup besar mempengaruhi promosi.
Terima kasih semoga bermanfaat guys ... 


Cara Meningkatkan Keamanan Website Melalui Htaccess | Berbicara tentang keamanan website memang tidak ada habisnya, selalu ada keamanan yang perlu anda tingkatkan baik itu dari panel login, data privasi, dan data-data lain yang biasanya rentan mengalami pencurian. Pengamanan terhadap website sangat penting karena teknologi yang dipakai para peretas dan hacker kini semakin canggih.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengamankan website yakni dari menggunakan plugin-plugin keamanan (untuk WordPress) hingga menambahkan kode di .htaccess.

Pengertian Htaccess – Apa itu Htaccess?


Image: cnbc.com
Htaccess merupakan salah satu file yang sangat penting pada sebuah website. File ini akan memberikan dampak pada seluruh folder dan subfolder yang akan di load oleh Apache Server. Lewat htaccess inilah kemudian diletakkan semua perintah untuk mengkonfigurasi server. Adapun untuk membuat htaccess terbilang cukup mudah, anda cukup membuka Text editor kemudian simpan halaman kosong tersebut dengan nama .htaccess. Maka anda sudah berhasil membuat file Htaccess kosong yang belum berisi sekumpulan kode.
Namun perlu diketahui sebelumnya bahwa membuat file htaccess kosong sangat tidak disarankan, karena jika anda unggah ke database maka ini akan membuat website anda error. Oleh karenanya untuk menambahkan beberapa kode keamanan di bawah ini anda perlu menyalin file .htaccess yang ada di database website, kemudian file tersebut diedit dan ditambahkan beberapa kode keamanan yang diinginkan di baris baru .htaccess.
Langsung saja, berikut ini adalah ulasan tentang beberapa cara meningkatkan keamanan website melalui htaccess.

1. Akses Admin Hanya Dari Satu IP (IP Anda)

Hal pertama yang bisa anda lakukan untuk mengamankan website yaitu membuat akses wp-admin hanya dari satu IP saja, yakni IP anda. Untuk melakukan hal ini anda perlu menambahkan beberapa kode ke dalam .htaccess. Kode berikut berfungsi menolak akses ke folder admin (wp-admin) dari selain IP milik anda.
Namun cara ini terbilang cukup merepotkan, apalagi jika anda memiliki IP dinamis maka mungkin anda harus rutin mengubah file ini. Jika tidak, anda tidak akan dapat mengaksesnya lagi. Tapi apabila tertarik mencobanya anda bisa masukkan kode di bawah ini.
Copy code
order deny,allow
allow from 202.090.21.1 (ganti dengan IP address anda)
deny from all

2. Mengamankan File wp-config.php

wp-config.php adalah file yang terdapat dalam database atau lebih tepatnya pada direktori root. File ini berfungsi untuk menyimpan informasi tentang website anda, seperti rincian username, database name, dan password database. Dikarenakaan berisi beberapa hal penting yang berhubungan maka tentu file ini sangat disarankan untuk dilindungi.
Untuk melindungi wp-config.php anda bisa menambahkan kode berikut di dalam .htaccess.
<Files wp-config.php>
    order allow,deny
    deny from all
</Files>

3. Memblokir IP Pengguna Nakal

Jika anda mendeteksi ada alamat IP mencurigakan yang sepertinya berniat untuk mengakses database atau mencoba melakukan brute force ke halaman admin anda. Maka anda bisa memblokir IP tersebut melalui .htaccess. Pengguna yang mencoba melakukan hal kotor seperti mencoba mengakses database orang lain atau melakukan brute force ke halaman admin website biasanya sering disebut dengan ‘Pengguna Nakal’ (Bad User).
Anda bisa memblokir IP Bad User dengan menambahkan kode berikut ke .htaccess, antara lain:
<Limit GET POST>
    order allow,deny
    deny from 202.090.21.1
    allow from all
</Limit>

Dan jika anda ingin memblokir IP lebih banyak lagi, anda bisa menambahkan kode berikut:
<Limit GET POST>
    order allow,deny
    deny from 202.090.21.1 (ganti dengan IP yang akan diblokir)
    deny from 202.090.21.2 (ganti dengan IP yang akan diblokir)
    allow from all
</Limit>
Anda bisa menambahkan IP yang ingin diblokir sebanyak-banyaknya dengan melakukan enter kemudian kembali menulis di baris baru: deny from 202.090.21.2 (ganti dengan IP yang diblokir). Anda dapat secara bebas menambahkan IP yang diblokir dengan melakukan cara tersebut berulang-ulang.

4. Mencegah Akses ke inc

Folder inc dalam database website berisi banyak file penting seperti gambar, tema, plugin, dan lain sebagainya. Folder ini rasanya wajib dilindungi karena peretas dan hacker kerap mencoba mengakses inc, para peretas berharap mendapatkan informasi cukup penting dari folder tersebut. Sehingga tidak heran jika kita turut melindungi folder ini. Anda bisa menambahkan kode berikut agar orang lain tidak dapat melihat gambar, CSS, dan lain-lain yang terdapat di folder inc. Berikut kode yang harus anda masukkan di file .htaccess.
Order deny,allow
Deny from all
<Files ~".(xml|css|jpe?g|png|gif|js)$">
Allow from all
</Files>

5. Menutup Browsing Akses ke Direktori

Platform website seperti WordPress memang sudah sangat populer sehingga hampir semua pegiat situs rasanya sudah tahu struktur instalisasinya. Misalkan pada direktori mana menemukan plugin, template, admin login, dan lain sebagainya. Sehingga kemungkinan besar sangat rentan terjadinya pencurian data. Dengan menuliskan beberapa kode ke file .htaccess maka anda dapat membatasi browsing mengakses ke direktori penting tersebut. Berikut adalah susunan kodenya.
#directory browsing
Options All -Indexes

6. File Protection Individu

Mungkin ada file tertentu yang mungkin ingin anda lindungi secara individual. Artinya anda tidak harus memblokir seluruh folder. Kode ini membuat orang lain termasuk anda tidak dapat mengakses file.httaccess, jika memaksa mengaksesnya maka akan dialihkan ke halaman 403. Anda bisa melindungi file apapun. Misalkan ingin melindungi file inc, tinggal ubah .htaccess menjadi inc. Berikut adalah kodenya.
#Protect the .htaccess
<files .htaccess="">
order allow,deny
deny from all
</files>

7. Melindungi .Htaccess

Intinya, .htaccess merupakan file yang sangat penting dalam sebuah website. Dari semuanya, file inilah yang memang harus dilindungi agar tidak disalahgunakan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Kode berikut ini pada dasarnya memblokir siapapun yang mencoba mengakses file pada website yang dimulai dengan huruf “hta”. Tujuannya adalah agar membuat file-file rentan tersebut agar lebih aman.
<Files ~"^.*\.([Hh][Tt][Aa])">
    order allow,deny
    deny from all
    satisfy all
</Files>
Perlu diketahui bahwa kami tidak bertanggung jawab apabila ada kerusakan atau error yang terjadi pada website anda setelah menerapkan kode-kode di atas. Kumpulan-kumpulan kode tersebut disarankan digunakan oleh anda yang seoenuhnya mengerti dengan .htaccess maupun dengan bahasa pemrograman.
Terima kasih .
Semoga bermanfaat ..

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget